-->

Dalam Islam, Sudah Ada Beberapa Tanda Kiamat Yang Terjadi

Judgetment Day (Hari Pembalasan) atau sering kita sebut dengan hari kiamat, adalah hari yang paling tidak ingin dijumpai oleh semua umat muslim. Namun entah kapan terjadinya kiamat itu, beberapa tanda - tandanya yang dijelaskan dalam islam sudah muncul satu per satu. Banyak orang yang memprediksikan bahwa kiamat akan terjadi pada tahun sekian, bulan sekian dan hari kesekian, wallahu alam. Hanya Allah yang tahu kapan kiamat akan terjadi.

Dalam Islam, Sudah Ada Beberapa Tanda Kiamat Yang Terjadi

Dalam beberap hadist telah dijelaskan tanda-tanda kiamat, memang menakjubkan tanda-tanda tersebut sudah mulai terjadi satu persatu, hingga kita tinggal menunggu kesemua tanda, maka berakhirlah kehidupan kita di muka bumi.

Menggembungnya Bulan

Telah bersabda Rasulullah saw : "diantara sudah mendekatnya kiamat ialah menggembungnya bulan sabit (awal bulan)" dishahihkan AlBaani di Ash Shahihah nomor 2292 dalam riwayat yang lain dikatakan "di antara sudah dekatnya hari kiamat ialah bahwa orang akan melihat bulan sabit seperti sebelumnya, maka orang akan mengatakan satu bentuk darinya untuk dua malam dan masjid akan dijadikan tempat untuk jalan jalan serta meluasnya mati mendadak" (Ash Shahiihah AlBani 2292)

Menakjubkan, satu bulan sabit dihitung dua kali, sekarang ummat islam hampir selalu bertengkar menentukan bulan sabit untuk ramadhan, syawal dan idhul adha antar ru"yat tidak sama cara melihatnya, antar hisab berbeda cara menghitungnya, shodaqo rasuuhul kariim

Banyak Pasar

Lihatlah sekarang, pasar ada dimana mana, mall semakin banyak, supermarket di mana mana. Tersebarnya banyak pasar rasuluillah bersabda : "Kiamat hampir saja akan berdiri apabila sudah banyak perbuatan bohong, masa (waktu) akan terasa cepat dan pasar pasar akan berdekatan (karena saking banyaknya)" (Sahih Ibnu Hibban)

Wanita Dalam Pasar

Wanita ikut bekerja seperti laki laki rasulullah bersabda : "pada pintu gerbang kiamat orang-orang hanya akan mengucapkan salam kepada orang yang khusus (dikenal) saja dan berkembangnya perniagaan sehingga wanita ikut seperti suaminya (bekerja atau berdagang)" Shahih lighairihi Ahmad.

Pejabat Jahil dan Iseng

Rasululah bersabda : "bersegeralah kamu melakukan amal shalih sebelum datang 6 perkara : pemerintahan orang orang jahil, banyaknya polisi, penjual belian HUKUM atau JABATAN, memandang remeh terhadap darah, pemutusan silaturrahim, adanya manusia yang menjadikan al qur"an sebagai seruling dimana mereka menunjuk seorang imam untuk sholat jamaah agar ia dapat menyaksikan keindahannya dalam membaca Al QUr"an meskipun ia paling sedikit ke-Faqihannya. " Musnad Ahmad, At Thabrani, Ash Shaihhah AlBani 979

Manusia akan bermegah megah dalam membangun masjid rasulullah bersabda "tidak akan berdiri kiamat hingga manusia berbangga bangga dengan masjid" (hadist sahih musnad Ahmad3:134,145, An Nasa"i 2:32, Abu Dawud 449,Ibnu Majah 779) padahal rasulullah dilain tempat berkata "saya tidak diutus untuk menjulangkan masjid masjid" (sahih sunan abu dawud:448)

Lomba Memewahkan Masjid

Subhanallah, masjid masjid seakarang megah betul, indah benar, namun isinya kosong setiap shalat lima waktu. Menjadi pengikut tradisi Yahudi dan Nasrani telah berkata rasulullah : "Sungguh kamu akan mengikuti jalan hidup orang orang sebelum kamu,sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta (tanpa berbeda sedikitpun) sehingga walaupun mereka masuk ke lubang biawak, maka kamu akan masuk juga" Sahabat bertanya: wahai rasulullah, apakah kaum yang akan kami ikuti tersebut adalah kaum Yahudi dan Nasrani?, maka Nabi menjawab : Siapa Lagi (kalau bukan mereka)?

Menjadi Pengikut Barat

Ummat islam sudah menjadi pengikut barat, peringatan tahun baru, valentin day, peringatan ulang tahun, pengagum demokrasi, HAM, hukum positif dan sebagainya. Irak diboikot dan makanan ditahan darinya rasulullah bersabda: "hampir saja tidak boleh dibawa makanan ke negeri Irak secupak (qafizh) makanan atau sebuah dirham, kami (sahabat) bertanya Orang orang ajam (bukan arab) kah yang melakukan ini? kemudian beliau berkata: "hampir saja tidak dibawa makanan atau sebuah dinar kepada penduduk syam (palestina, syiria, libanon, yordan dan sekitarnya) kemudian sahabat bertanya "siapa yang melakukan itu ya rasulullah?" orang orang RUM (Romawi : Amerika-Eropa)

Sebenarnya ini adalah tanda yang paling menakjubkan, karena sampai sekarang irak telah diboikot oleh Amerika semenjak perang teluk dan syam telah menderita kekuarangan makanan, palestina di jajah israel yahudi dan setelah terkepungnya irak dan syam ini dan setelah terjadinya peperangan dahsyat di PALESTINA maka akan muncullah tanda tanda besar kiamat berupa munculnya Imam Mahdi, Keluarnya Dajjal dan turunnya Isa Al Masih.

"Sekelompok manusia dari ummatku akan turun di suatu dataran rendah yang mereka namakan dengan Bashrah pada tepi suatu sungai yang bernama Dajlah. Dan apabila telah datang akhir zaman datangkah Bani Qanthura yang bermuka lebar dan bermata kecil sehingga mereka turun pada tepi sungai itu, maka terpecahlah penduduknya menjadi 3 kelompok, yang satu sibuk mengikuti ekor ekor sapi mereka (sibuk mengurusi harta benda) dan mereka akan hancur, dan satu kelompok dari mereka akan memperhatikan diri mereka sendiri dan mereka itu telah kafir, dan satu kelompok dari mereka akan menjadikan anak cucu mereka di belakang mereka kemudian mereka berperang, itulah para syuhada" (hadits hasan diriwayatkan Ahmad dan Abu Dawud, 4138)

Bumi Arab akan kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai telah bersabda rasulullah: "tidak akan berdiri hari kiamat hingga harta aakan banyak melimpah dan sehingga bumi arab kembali menjadi kebun kebun dan sungai sungai " (Ahmad dan Muslim) Dan negeri arab saat ini telah menjadi kebun dan banyak nya sungai, di daerah tha"if bahkan telah turun butiran es dan musim haji kemarin susuhu dingin kira kira 5 derajat celcius tidak lagi panas.

Peperangan dengan Yahudi : tidak terjadi kiamat hingga oranng orang berperagn dengan Yahudi, dan orang orang Yahudi bersembunyi dibawah batu dan pohon, lalu batu dan pohon itu berkata kepada orang orang islam " di sini ada Yahudi, maka bunuhlah ia" (Fathul Bari", Al Manaqib, Al Hafiz Ibnu Hajar).
LihatTutupKomentar