WOW! Hasil Survei: Warga Jabar Lebih Puas Kinerja Aher Ketimbang Jokowi


[PORTAL-ISLAM] Lembaga Indonesia Strategic Institute (Instrat) merilis hasil surveinya tentang tingkat kepuasan publik Jawa Barat terhadap kinerja Gubernur Ahmad Heryawan dan performa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hasilnya? Masyarakat Jawa Barat ternyata lebih puas atas kinerja Gubernur Aher daripada kinerja Presiden Jokowi.

Seperti dilansir VIVA.co.id, tingkat kepercayaan publik Jawa Barat pada kinerja Gubernur, menurut survei itu, mencapai 47 persen. Sedangkan tingkat kepuasan pada kinerja Presiden Jokowi hanya 28 persen.

"Kepuasan publik Jawa Barat terhadap Joko Widodo dan Jusuf Kalla hanya sebesar dua puluh delapan persen," kata Direktur Instrat, Jalu Pradono, dalam Diskusi Publik bertajuk Masa Depan Panggung Kepemimpinan Jawa Barat di Bandung pada Senin, 16 Januari 2017.

Sebagian besar masyarakat Bumi Priangan itu, kata Jalu, menilai kinerja pemerintahan Gubernur Ahmad Heryawan pada periode kedua lebih baik daripada periode pertama. Publik menganggap lebih banyak perubahan pada periode kedua yang mencapai 50 persen dibandingkan periode pertama yang hanya 13 persen.

Kendati demikian, Jawa Barat di masa kepemimpinan Ahmad Heryawan mendapat catatan penting roda dalam pemerintahan masa 2018.

Dr. (H.C.) H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si, atau memiliki sapaan Aher adalah Gubernur Jawa Barat dua periode hingga 2018.

Pada periode pertama gubernur Ahmad Heryawan dengan wakil gubernurnya Dede Yusuf (2008–2013), sedang pada periode kedua wakil gubernur adalah Deddy Mizwar (2013-2018).

Penjual Gorengan Jadi Gubernur

Ahmad Heryawan lahir dari keluarga kecil di pinggiran kota Sukabumi. Sejak Aher kecil dia rutin membawa gorengan buatan tetangganya untuk dijual di sepanjang perjalanannya ke sekolah. Hal tersebut ia lakukan sejak bangku sekolah dasar hingga SMA.

Selesai SMA, Aher mendapat beasiswa melanjutkan kuliah di Fakultas Syariah Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) oleh Kedubes Arab tanpa biaya. Aher lulus dengan menggenggam nilai terbaik.

Selepas lulus dari bangku kuliah, Heryawan mulai meniti karier sebagai pengajar dan mubaligh. Ia aktif mengajar di beberapa perguruan tinggi, antara lain Ma’had Al Hikmah, Dirosah Islamiyyah Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta, dan Pusat Studi Islam Al Manar. Selain itu ia juga aktif di Persatuan Umat Islam sejak tahun 1991 dan dipercaya untuk menjabat ketua umum pada tahun 2004.

Di politik Aher bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera. Beliau salah seorang kader senior PKS yang suskes menggabungkan sebagai ulama sekaligus umaro.


Baca juga :